• MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN EFISIEN

    MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN EFISIEN

    10 Juni 2016

    Banyak pemerhati dan praktisi pembelajaran mengungkapkan, pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas bersifat dinamis. Adanya hubungan timbal balik (interaksi) selama pembelajaran menjadi bukti dinamisasi pembelajaran. Interaksi yang terjadi adalah antara guru dengan siswa, siswa dengan temannya, dan antara siswa dengan sumber belajar yang ada

    Pembelajaran yang dinamis mengantarkan guru untuk mewujudkan pembelajaran yang tepat nilai maupun tepat guna. Pembelajaran berlangsung secara terarah dan menghasilkan sesuatu yang mengarah pada tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

    Pembelajaran efektif dan efisien akan terwujud melalui persiapan yang matang dan terstruktur. Baik persiapan administratif maupun materi pelajaran yang akan diajarkan. Berikut ini merupakan upaya penting dalam menciptakan pembelajaran efektif dan efisien:

    1. Menguasai materi pelajaran.
    Guru perlu menguasai materi dan bahan ajar sebaik mungkin. Dalam hal ini adalah bagaimana guru menyajikan materi pelajaran secara terorganisir dengan baik. Materi pelajaran disusun dan disampaikan mulai dari hal-hal termudah sampai ke materi yang dianggap sulit.

    2. Menggunakan strategi dan metode.
    Strategi adalah pola pendekatan dalam menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa. Bentuk strategi itu adalah metode yang digunakan dalam menyampaikan materi pelajaran. Metode yang digunakan perlu mempertimbangkan karakter siswa, materi pelajaran, sarana belajar, dan lain sebagainya.

    3. Menggunakan media dan alat peraga.
    Media dan alat peraga berperan mempermudah penyampaian materi pelajaran kepada anak sehingga pembelajaran berjalan efektif dan efisien. Selain itu, media dan alat peraga akan membantu memberikan materi pelajaran yang luar dalam waktu yang singkat.

    4. Mengatur kondisi siswa dalam kelas.
    Idealnya sebuah kelas diisi dengan siswa sekitar 20 sampai 30 orang  siswa. Jika melebihi kapasitas ini, sulit menciptakan pembelajaran efektif dan efisien karena guru akan kesulitan mengelola kelas dengan baik. Kemudian guru perlu mengkondisikan semua siswa untuk benar-benar siap menerima pelajaran.

    5. Membangun komunikasi yang hangat.
    Hubungan komunikasi yang hangat adalah komunikasi yang berjalan secara bagus dan harmonis antara guru dan siswa. Hubungan yang kurang akrab antara guru dan siswa berpeluang menciptakan kendala terhadap pembelajaran efektif dan efisien. Antara guru dan siswa ada semacam pemisah psikologis sehingga siswa kurang antusias mengikuti pelajaran.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks